You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembangunan Waduk Brigif Kembali Dilanjutkan
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Pembangunan Waduk Brigif Kembali Dilanjutkan

Pembangunan Waduk Brigif yang berada di Kelurahan Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan dipastikan kembali dilanjutkan. Saat ini pengerjaan waduk tersebut tengah difokuskan pada pelebaran Kali Salak dan pengerukan bidang lahan yang sudah dibebaskan dari warga.

Ini adalah pembangunan lanjutan Waduk Brigif yang dimulai dari hari Jumat, spesifiknya untuk pengerukan dan pelebaran kali Salak

"Ini adalah pembangunan lanjutan Waduk Brigif yang dimulai dari hari Jumat (22/1) lalu. Spesifiknya untuk pengerukan dan pelebaran kali Salak," kata Fidiyah Rokhim, Camat Jagakarsa, saat meninjau Waduk Brigif, Senin (25/1).

Fidiyah melanjutkan, selain melakukan pengerukan dan pelebaran, aparatur wilayah juga tengah menginventarisir bidang lahan yang sampai kini belum berhasil dibebaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

Warga Diimbau Hindari Calo Pembebasan Waduk Brigif

Di lahan waduk ini, sembilan dari 10,2 hektare lahan yang akan dibangun proyek tersebut telah dikuasai Pemrpov DKI. Sementara sisanya masih dalam proses pembebasan lahan.

"Harapan kami yang terpenting, pembangunan lanjutannya ini tidak berhenti. Dengan begitu akan menunjukkan progress yang bagus," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1183 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati