You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Usulan Loksem PKL Jl Raya Peta Selatan Ditolak
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Loksem PKL Bakal Dimasukan dalam Smart City

Tujuannya agar diketahui dimana saja makanan dan minuman khas yang terbaik dijual oleh pedagang binaan

Tim Smart City akan melakukan peninjauan lapangan ke lokasi sementara (loksem) Pedagang Kaki Lima (PKL) binaan di Jakarta Barat.

DKI Bakal Promosikan Jakarta Smart City di Jakarta Fair 2015

Selain mendeteksi zat berbahaya, tim akan memetakan jenis dan kualitas produk. Nantinya, hasil pemetaan akan dimasukan dalam smart city untuk kepentingan pariwisata.

Kepala Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Barat, Sonar Sinurat mengatakan, tim Smart City akan memeriksa apakah barang yang dijual mengandung zat berbahaya seperti formalin. Kemudian, barang dagangan akan didata, terutama makanan dan minuman yang khas.

"Tujuannya agar diketahui dimana saja makanan dan minuman khas yang terbaik dijual oleh pedagang binaan di Jakarta Barat,” ujarnya, Senin (25/1).

Sonar menjelaskan, data PKL binaan se Jakarta Barat selanjutnya dimasukan ke smart city untuk kepentingan pariwisata.

Nantinya wisatawan yang berkunjung ke Jakarta dapat dengan mudah mengetahui dimana saja membeli produk makanan dan minuman khas DKI Jakarta yang murah serta berkualitas.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1201 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1192 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye997 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye956 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye863 personBudhi Firmansyah Surapati