You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jualan Melebihi Batas waktu, 23 Pedagang Subuh Ditertibkan
photo Doc - Beritajakarta.id

Melebihi Batas Waktu Berjualan, 23 PKL Ditertibkan

Sebanyak 23 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan malam hingga pagi hari di Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur ditertibkan. Selain menggunakan bahu jalan, PKL juga berdagang melebihi waktu yang ditentukan.

Ketentuannya mereka berjualan dari pukul 19.00 sampai 05.00

Camat Kramat Jati, Eka Darmawan mengatakan, penertiban yang melibatkan 68 petugas gabungan ini dilakukan karena banyak laporan dan keluhan masyarakat. PKL berjualan hingga pukul 06.00 dan berada di badan jalan.

"Ketentuannya mereka berjualan dari pukul 19.00 sampai 05.00. Seluruh lapak dan gerobak milik PKL kita angkut menggunakan tiga truk Satpol PP dan langsung dibawa ke gudang Cakung," ujar Eka, Rabu (27/1).

PKL Jembatan Pulau Tidung akan Ditata

Menurutnya, penertiban dilakukan untuk mengatasi kemacetan arus lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Bogor. Sebab banyak PKL subuh yang berjualan hingga siang hari. Mulai hari ini, pihaknya memberlakukan PKL hanya boleh berjualan hingga pukul 05.00.

"Nanti ada personel Satpol PP yang akan patroli. Jika ada yang melebihi waktu, akan langsung kita tertibkan. Ini untuk mengurangi kemacetan di Jalan Raya Bogor," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11269 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye9046 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6749 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3599 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1695 personFolmer