You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pendangkalan dan Penyempitan Penyebab Kali Pulo Masih Meluap
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Genangan di Kalibata Pulo Lebih Cepat Surut

Warga di permukiman penduduk Kalibata Pulo, Kelurahan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan mengaku wilayahnya masih kerap tergenang saat hujan deras. Namun diakui warga, kondisi genangan di permukiman tidak setinggi tahun lalu dan kini lebih cepat surut.

"Banjir masih banjir. Sekarang, naiknya cepat, surutnya juga cepat

Usai Normalisasi, Warga Kampung Pulo Kini Lebih Nyaman

Keken (35), salah seorang warga Pulo Kalibata RT 10/05, Kalibata Pulo, mengatakan, hujan deras berdurasi setengah jam akan membuat air Kali Pulo meluap dan menggenangi wilayah di sekitarnya hingga setengah meter. Hal tersebut dikarenakan Kali Pulo mengalami penyempitan dan pendangkalan.

"Ada pendangkalan, dulu agak dalam kira-kira tiga meter, sekarang ketebalan lumpur kira-kira semeter setengah. Lebar aslinya kali 10 meter, sekarang bisa setengahnya," ujarnya, Senin (1/2).

Warga lainnya, Wahyu (37) mengatakan, kendati masih kerap diterpa persoalan banjir, namun dipastikan waktu surut air berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Bila dahulu ketinggian air mencapai sekitar 1 meter, selama Januari hanya sekitar 50 sentimeter. Hal tersebut disebabkan Kali Pulo sudah dilakukan pengerukan.

"Banjir masih banjir. Sekarang, naiknya cepat, surutnya juga cepat. Dulu bisa dua sampai tiga hari, tapi sekarang bisa sampai setengah jam," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1179 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1154 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye938 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye920 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye842 personBudhi Firmansyah Surapati