You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Perubahan Cuaca di Pulau Seribu Harus Diwaspadai
photo Suparni - Beritajakarta.id

Perubahan Cuaca di Pulau Seribu Harus Diwaspadai

Perubahan cuaca yang cukup ekstrem di perairan Pulau Seribu harus diwaspadai oleh masyarakat. Baik nelayan, agen travel, maupun masyarakat yang akan berwisata.

Bagi nelayan, agen travel maupun wisatawan agar lebih waspada terhadap cuaca buruk yang sewaktu-waktu bisa datang. Jangan abaikan faktor keselamatan

Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo menghimbau agar masyarakat umum khususnya juga warga Kepulauan Seribu, lebih waspada terhadap cuaca dan iklim yang tidak menentu saat ini.

Pemilik Kapal Diimbau Siapkan Alat Keselamatan

"Bagi nelayan, agent travel maupun wisatawan agar lebih waspada terhadap cuaca buruk yang sewaktu-waktu bisa datang. Jangan abaikan faktor keselamatan," ujarnya, Senin (1/2).

Ditambahkannya, awal tahun ini sudah banyak kecelakaan akibat cuaca buruk di perairan Kepulauan Seribu, hal itu menjadi pelajaran penting agar jangan mengabaikan faktor keselamatan dan lebih mengenali cuaca.

"Ingat, perhatikan cuaca, siapkan alat keselamatan, tidak berbuat hal-hal yang membahayakan diri apalagi bagi orang lain," tandasnya.

Pada Sabtu (30/1) lalu, kapal nelayan KM Berkah Jaya, tenggelam di perairan Pulau Peniki, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara. Beruntung seluruh awak bisa diselamatkan oleh TNI AL dan Polisi Air setelah mengapung lebih dari delapan jam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1183 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati