You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ini Langkah Pemprov DKI Atasi PHK Massal
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Ini Langkah Pemprov DKI Atasi PHK Massal

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot‎ Saiful Hidayat mengatakan, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia tidak berpengaruh di Ibukota.

‎Upaya-upaya kita lakukan ya kita buka lapangan kerja seluas-luasnya. Salah satunya PPSU. Itu salah satu program padat karya dan sangat mendidik

Namun, untuk mengantisipasi PHK Massal, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka lapangan kerja bagi warganya. Salah satunya, lowongan pekerjaan petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

"‎Upaya-upaya kita lakukan ya kita buka lapangan kerja seluas-luasnya. Salah satunya PPSU. Itu salah satu program padat karya dan sangat mendidik," kata Djarot, Jumat (5/2).

Djarot Pertanyakan Pembangunan Pasar Senen

Apabila ada warga Ibukota yang terkena PHK massal, Djarot ‎meminta, agar tidak melakukan aksi demo. Sebab, demo di tengah perlambatan ekonomi dapat berpengaruh terhadap perekomonian di Indonesia.

"Di tengah perlambatan ekonomi dunia, di tengah turunnya harga minyak dunia ditambah dengan situasi sosal politik sekarang tidak berkembang termasuk Indonesia terutama dengan aksi buruh demonstrasi buruh terus-terusan ya ini salah satu dampaknya‎, bisa memperkeruh," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye16204 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11326 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6780 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3652 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1718 personFolmer