You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Taman FO Klender Ladang Empuk Bagi PKL
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pengawasan FO Klender akan Diperketat

Taman Interaktif Kolong Flyover Klender. Pulogadung, Jakarta Timur,  dimanfaatkan pedagang kaki lima (PKL). Setiap hari, lebih dari 100 PKL menggelar lapaknya di sepanjang pagar taman dan trotoar kawasan tersebut.

Mungkin karena tidak dibuang-buang ya pedagang akhirnya membakar sampah di dalam taman

Kardiman (50), salah seorang PKL di kawasan taman mengatakan, berjualan dari pukul 18.00-06.00. Ia juga menjelaskan, sampah yang menumpuk itu, dibuang oleh pedagang siang yang membeli borongan dari PKL malam. 

Sementara, sampah dagangan yang tidak laku, biasanya ditumpuk di dalam taman. Kardiman mengaku, petugas kebersihan jarang mengangkut sampah sehingga pedagang kerap membakar sampah di kolong FO Klender ini.

Taman Interaktif Kolong FO Klender Memprihatinkan

“Mungkin karena tidak dibuang-buang ya pedagang akhirnya membakar sampah di dalam taman," ujarnya, Senin (8/2).

Untuk dapat berjualan di areal taman, dirinya membayar uang kebersihan Rp 5.000. Kemudian uang lampu Rp 5.000 per lampu dan uang keamanan sebesar Rp 10 ribu. Sehingga setiap malam, minimal uang yang dikeluarkan mencapai Rp 20 ribu.

Ia memanfaatkan kesempatan tersebut, karena petugas tidak menertibkan PKL di pinggir jalan, yang berada di luar pagar. Ratusan PKL berjualan selama 24 jam tanpa ditertibkan petugas.

Camat Cakung, Alamsyah mengatakan, PKL yang berjualan buah-buahan di luar pagar berada di areal lahan milik PT Kereta Api Indonesia. Pihaknya tidak bisa menertibkan PKL tersebut lantaran mereka berjualan di lahan PT KAI.

Padahal, dari pantauan Beritajakarta.com, PKL berjualan di bahu jalan tepat di depan Pasar Klender sampai  Stasiun Klender.

"Sebenarnya kawasan ini setiap hari dijaga 5-10 Satpol PP. Tapi PKL tetap marak. Ke depan tidak ada toleransi lagi, kita tertibkan yang nekat berjualan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6844 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6317 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1437 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1410 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1335 personAldi Geri Lumban Tobing