You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pihak Terkait Harus Sinergi Tangani Fo Klender
photo Doc - Beritajakarta.id

Minim Pengawasan Picu PKL Marak di FO Klender

Saya akan usulkan ke dinas kalau bisa di pinggir taman dipasang paving block saja

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana menegaskan, segera bersurat ke Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta untuk perbaikan taman flyover Klender.

 

Pengawasan FO Klender akan Diperketat

"Saya akan usulkan ke dinas kalau bisa di pinggir taman dipasang paving block saja. Sebab percuma dikasih tanaman akan diinjak-injak juga," ujar Bambang, saat meninjau Taman FO Klender, Senin (8/2).

Menurutnya, dengan paving block, tidak akan mengurangi resapan air. Apalagi di kolong ini sebagiannya tidak terkena matahari, sehingga tanaman cepat mati.

Ditambahkan Bambang, kendati taman ini tanggung jawab dinas namun, Ia meminta camat dan lurah untuk membantu merapikan dan merawat.

Sementara, mengenai PKL, Ia meminta camat dan lurah untuk menertibkan. Jam berjualan harus dibatasi, mulai dari pukul 20.00-05.30. PKL juga diminta menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan.

Diakuinya saat ini pengawasan dari kelurahan dan kecamatan sangat kurang. Sehingga PKL menjamur di flyover Klender

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye14395 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3442 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye2157 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1846 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pembangunan SPBU di Tiga Pulau Ditarget Segera Terealisasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1082 personAnita Karyati