You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bangunan di Atas Saluran Penyebab Masih Ada Genangan di Jagakarsa
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Bangunan Rumah Picu Genangan di Jagakarsa

Hujan deras yang mengguyur Ibukota dan sekitarnya mengakibatkan munculnya genangan setinggi kira-kira 10 sentimeter di Jalan Lenggong RT 02/02, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Saya sudah ngomong dengan Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan bahwa ada rumah warga yang mengganggu saluran,

Genangan di Petogogan Surut

Lurah Jagakarsa, Kendrawati mengatakan, genangan di ruas jalan tersebut disebabkan adanya sejumlah bangunan rumah warga yang menyerobot saluran penghubung (PHB) Lenggong. 

"Saluran di Jagakarsa, awalnya gede-gede. Sekarang itu tinggal setengah meter. Saluran air juga seperti botol, lebar lalu mengecil, ditambah bangunan yang sudah ada sejak lama," katanya, Senin (8/2).

Kendra mengaku telah mengusulkan normalisasi saluran PHB Lenggong kepada Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan. Sebelum itu, pihaknya akan memanggil terlebih dulu para pemilik bangunan yang menggangu saluran di lokasi.

"Saya sudah ngomong dengan Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan bahwa ada rumah warga yang mengganggu saluran," ujarnya.

Menurut Kendra, pemilik bangunan yang berdiri di atas saluran PHB ini akan dipanggil setelah pihaknya menggelar rapat dengan pengurus RT, RW dan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK).

"Saya mau bikin rapat dengan RT,  RW, LMK. Bagaimana juga kita tidak bisa berbuat selama bangunan masih ada di atas saluran," ungkapnya.

Kendra menambahkan, meski masih tergenang, genangan air di ruas Jalan Lenggong berangsur-angsur dapat surut. Hal tersebut berkat kerja para petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) di lapangan.

"Genangan hanya sesaat. Itu juga terjadi kalau hujan besar. Saluran PHB Lenggong memang fokus utama PPSU," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6801 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6197 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1419 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1352 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1263 personAldi Geri Lumban Tobing