You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Listrik SWRO Pulau Karya Tak Kunjung Tersambung
photo Suparni - Beritajakarta.id

Mesin SWRO Pulau Karya Belum Dialiri Listrik

Meski telah diuji coba beberapa waktu lalu, mesin Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di Pulau Karya Kepulauan Seribu hingga kini tidak bisa beroperasi. Mesin pengolahan air laut menjadi air tawar tersebut tidak dapat beroperasi karena belum dialiri listrik.

Masalah listrik sudah kita selesaikan dan kita sudah bayar. Tinggal sambung dan hidupkan saja

Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo membenarkan mesin SWRO di Pulau Karya belum bisa dioperasikan karena tidak adanya pasokan listrik. Saat ini instalasi listrik di mesin tersebut tengah dalam tahap finishing.

"Masalah listrik sudah kita selesaikan dan kita bayar. Tinggal sambung dan hidupkan saja," katanya, Selasa (9/2).

SWRO di Pulau Karya Sudah Berfungsi

Menurut Budi, setelah dioperasikan, mesin RSWO nantinya dapat dimanfaatkan warga sekitar. Khususnya bagi warga yang tinggal di Pulau Panggang dan Pulau Pramuka.

"Setidaknya mesin itu dapat memenuhi kebutuhan air bersih di dua pulau terdekat," ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil monitoring di Pulau Untung Jawa, Pulau Kelapa dan Pulau Pramuka, mesin SWRO masih dalam kondisi baik.

"Hanya kadar asinnya perlu diturunkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6862 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5675 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3341 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2125 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1893 personAnita Karyati