You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Saluran Air Jl Raya Muara Baru Dipenuhi Sampah
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Saluran Air Jl Raya Muara Baru Penuh Sampah

Keberadaan saluran air sepanjang Jalan Raya Muara Baru RT 16/17, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara dipenuhi sampah.

sekitar tiga bulan lalu dan saluran ditutup warga tidak pernah sekalipun ada petugas yang membersihkan

Pantauan Beritajakarta.com sampah menutupi saluran air yang lebarnya kira-kira satu setengah meter.

Jamaludin (37), warga RT 16/17, Kelurahan Penjaringan mengatakan, banyaknya sampah merupakan ulah warga yang membuang sampah sembarangan. Sampah juga berasal dari Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPSS) yang berada di pinggir saluran air itu.

Saluran Air di Kompleks Taman Kota Dibongkar

"Setelah jalan dan saluran air ditinggikan proyek tahun 2015 yang baru kelar sekitar tiga bulan lalu dan saluran ditutup warga tidak pernah sekalipun ada petugas yang membersihkan," ujar Jamaludin, Kamis (11/2).

Jamaludin menambahkan, kondisi ini sudah terjadi setelah saluran air dan jalan ditinggikan tiga bulan lalu. Meskipun sampah tersebut tidak menimbulkan genangan. Namun, kenyaman warga terganggu.

Saat dikonfimasi, Lurah Penjaringan, Suranta mengaku sedang rapat sehingga tidak memberikan keterangan. Sedangkan Camat Penjaringan, Abdul Khalid dihubungi tidak ada jawaban.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1338 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1181 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye972 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye946 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye774 personFakhrizal Fakhri
close