You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Aset Milik Pemprov Hilang Karena Pejabat Bekerjasama Dengan Penggugat
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Djarot Belum Lihat Kerja Maksimal Pejabat Amankan Aset DKI

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mencurigai adanya oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerjasama dengan para penggugat. Sehingga sengketa aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI J‎akarta kerap mengalami kekalahan di pengadilan.

S‎eringkali justru ada oknum-oknum dari kita yang bermain baik dari SKPD maupun biro hukum maupun bagian hukum atau dari BUMD

"S‎eringkali justru ada oknum-oknum dari kita yang bermain baik dari SKPD maupun biro hukum maupun bagian hukum atau dari BUMD, anak buah bapak ‎yang mensuplai data dari orang-orang," ungkap Djarot di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (12/2).

Tindakan oknum tersebut, dikatakan Djarot ‎dapat melukai seluruh warga Ibukota. Padahal aset milik Pemprov dapat digunakan untuk kepentingan warga. Sejauh ini pejabat DKI masih memikirkan kepentingan pribadinya.

Seluruh Aset DKI Harus Diinventarisir

Hingga saat ini, Djarot merasa, belum melihat kerja maksimal pejabat DKI yang berwenang mengamankan aset milik Pemprov.

"Belum pernah yang fight betul‎," ucapnya dengan nada kesal.

Ia memastikan, bila ada pejabat Pemprov yang bermain dengan penggugat, sanksinya adalah pemecatan.

"Ya dipecat kayak begitu. Kok pihaknya (pejabat) bekerjasama kepada pihak lawan (penggugat), ya kalah kita‎!," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye27339 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11431 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6848 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3754 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1797 personFolmer