You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Djarot Curigai Biro Hukum DKI Karena Kerap Kalah
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Biro Hukum DKI Harus Belajar dari Kekalahan

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, Biro Hukum Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum belajar dari kasus kekalahan sebelumnya. Sehingga masih banyak aset yang akhirnya lepas dari kepemilikan Pemprov DKI.

Pembelajaran buruk yang diterima (Biro Hukum) DKI masih belum menyadarkan kita semua. Pengalaman buruk dan pembelajaran buruk itu bagaimana DKI mudah sekali kehilangan asetnya

"Saya agak curiga terus terang saja, berbagai macam pengalaman buruk, pembelajaran buruk yang diterima (Biro Hukum) DKI masih belum menyadarkan kita semua. Pengalaman buruk dan pembelajaran buruk itu bagaimana DKI mudah sekali kehilangan asetnya,"‎ kata Djarot, Kamis (11/2).

Dari 51 kasus aset, enam kasus biro hukum DKI kalah. Seharusnya pengacara Pemprov DKI memperjuangkan aset yang menjadi milik DKI. Ia menilai, sejumlah pengacara ini tidak bekerja maksimal.

PNS Biro Hukum yang Main 'Dua Kaki' akan Dipecat

‎"Kita perhatikan kita cermati (Biro Hukum,red) DKI ini lemah dalam masalah manajemen aset, sangat lemah dan saya melihat justru merasakan juga kurang ada perhatian yang serius dari kita semua," tandasnya.

Salah satu aset yang gagal dipertahankan adalah lahan bangunan kantor Wali Kota Jakarta Barat. Pengadilan juga memutuskan, Pemprov harus membayarkan biaya sewa tunggak sebesar Rp 40 miliar. Oleh sebab itu, Djarot menyarankan, biro hukum mengajukan novum baru untuk enam kasus yang mengalami kekalahan tersebut.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11360 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1346 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1288 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1280 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye992 personBudhi Firmansyah Surapati