You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
356 Warga di Jakbar Terjangkit DBD
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

356 Warga di Jakbar Terjangkit DBD

Terhitung sejak 1 Januari hingga 15 Februari 2016, tercatat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jakarta Barat mencapai 356 pasien.

Dari delapan kecamatan, tercatat wilayah Cengkareng berada di posisi teratas sebanyak 109 kasus DBD

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Dewi Satiasari mengatakan, kecamatan dengan kasus tertinggi berada di Cengkareng.

“Dari delapan kecamatan, tercatat wilayah Cengkareng berada di posisi teratas sebanyak 109 kasus DBD dan terendah di Tambora sebanyak 13 kasus DBD,” ujar Dewi kepada Beritajakarta.com, Senin (15/2).

DBD di Jakut Capai 217 Kasus

Ia mengatakan, pihaknya saat ini gencar melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di tujuh tatanan guna membasmi penyakit DBD di rumah tangga/permukiman, institusi pendidikan, perkantoran, tempat-tempat umum, tempat penjualan makanan, fasilitas olah raga, dan fasilitas kesehatan.

“Kita gencar gelar PSN di rumah, sekolah, sarana olahraga, tempat makan, perkantoran, tempat umum dan sarana kesehatan,” tandasnya.

Selain PSN, lanjut Dewi, pihaknya juga gencar menggiatkan warga agar dapat menjadi jumantik mandiri serta jumantik cilik atau detektif nyamuk di sekolah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye4542 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye1115 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye1075 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye975 personFolmer
  5. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye847 personAnita Karyati