You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Radio Terapi di RSUD Pasar Minggu akan Ditambah
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Radio Terapi di RSUD Pasar Minggu akan Ditambah

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama berjanji akan menambah sebanyak 16 set radio terapi untuk penderika kanker. Rencananya alat baru tersebut akan ditempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu.

DKI akan pasang 16 set radio terapi di RSUD Pasar Minggu, jadi 16 orang bisa sekaligus

"DKI akan pasang 16 set radio terapi di RSUD Pasar Minggu, jadi 16 orang bisa sekaligus. Jadi, antrenya cepat," kata Basuki saat peringatan Hari Kanker Anak Internasional, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (15/2).

Menurut Basuki, di Indonesia baru ada 40 radio terapi. Sehingga penderita kanker harus mengantre lama untuk melakukan terapi tersebut. Padahal dengan menggunakan alat ini, penderita tak perlu menjalani kemoterapi lagi.

Desember, Soft Launching RSUD Pasar Minggu

"Di Indonesia sekarang hanya ada 40 alatnya. Padahal berdasarkan survei harus punya 800 alat jadi nggak antre panjang," ucapnya.

Ditambahkan Basuki, saat ini kebanyakan orang berpikir bahwa kanker hanya menyerang orang dewasa. Padahal kenyataannya tak sedikit penyakit ini menyerang anak-anak juga.

"Banyak sekali orang hanya sadar kanker kena orang tua. Di situ perlu adanya sebuah sosialiasi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7724 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6110 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1660 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1455 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1345 personFakhrizal Fakhri