You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kegiatan PSN di Kemayoran diminta Dua Kali di Lakukan
photo Doc - Beritajakarta.id

PSN di Kemayoran Dilakukan 2 Kali Seminggu

Untuk menekan kasus dan mengantisipasi penyebaran nyamuk Aedes Aegypti penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD), Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat meminta kepada lurah untuk menambah kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dilingkungan warga.

Saya minta lurah untuk melaksanakan PSN dua kali dalam satu minggu

"Saya minta lurah untuk melaksanakan PSN dua kali dalam satu minggu," ujar Herry Purnama, Camat Kemayoran, Kamis (18/2).

Menurut Herry, data kasus DBD yang terjadi di Kemayoran periode Januari-Februari yakni sebanyak 29 kasus. Dari jumlah tersebut, paling banyak menyerang anak-anak yang merupakan pelajar.

Tim Monitoring PSN Temukan Jentik Nyamuk di Ban Bekas

"Dari data yang didapatkan dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta seperti itu," ucapnya.

Ia menambahkan, untuk mengantisipasi penyebaran di sekolah-sekolah pihaknya mengundang para kepala sekolah untuk ikut serta melakukan PSN serta meminta pihak sekolah membentuk jumantik yang persertanya merupakan dari murid sekolah.

"Nantinya para pelajar mempunyai pengetahuan PSN seperti apa, sehingga bisa dipraktekkan disekolah dan dirumahnya sendiri," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1156 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1141 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye903 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye882 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye829 personBudhi Firmansyah Surapati