You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sampah Menumpuk di Bantaran KBT
photo Nurito - Beritajakarta.id

Sampah Menumpuk di Bantaran KBT

Tumpukan sampah ditemukan di pinggir Jalan Inspeksi Kanal Banjir Timur (KBT), Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (18/2). Ironisnya tumpukan sampah ini berjarak sekitar 50 meter dari kantor seksi kebersihan kecamatan Cakung.

Perintah pimpinan dibuang di sini saja sekalian untuk menguruk tanah

Pantauan Beritajkarta.com, sampah dibiarkan berserakan di sisi utara Jalan Inspeksi KBT. Sampah rumah tangga hingga batang pohon berukuran besar yang telah dipotong ini sengaja ditumpuk oleh petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) setempat.

Pengakuan salah satu anggota PPSU, sampah sengaja dibuang di tempat itu untuk menguruk tanah. Pihaknya tidak diperbolehkan membuang sampah di tempat pembuangan sampah sementara (TPS) di belakang kantor seksi kebersihan kecamatan Cakung.

PHL Bantu Penanganan Sampah Lebih Optimal

"Perintah pimpinan dibuang di sini saja sekalian untuk menguruk tanah," ujar anggota PPSU yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kebersihan Kecamatan Cakung, Suhama mengatakan, tidak ada larangan membuang sampah di dalam areal TPS di belakang kantornya. PPSU sengaja membuang sampah di seberang kantornya karena untuk menguruk tanah.

"Silahakan saja buang ke sini, tidak ada larangan kok. Itu kebanyakan sampah bekas tebangan pohon, yang dibuang di depan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3256 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2881 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1627 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1447 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1236 personFolmer