You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Saluran Jl Marunda Baru III Dikeruk
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Saluran Jl Marunda Baru III Dikeruk

Saluran Jalan Marunda Baru III, RW 04 Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara yang penuh lumpur dan sampah akhirnya dikeruk petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Pengerukan dilakukan demi meminimalisir genangan sepanjang jalan tersebut saat hujan turun.

Pengurasan saluran kami lakukan menindaklanjuti keluhan warga yang resah karena padatnya lumpur dan sampah di saluran

Lurah Marunda, Hilda Damayanti mengatakan, pengerukan lumpur dilakukan di saluran air dengan lebar setengah meter dan panjang 300 meter. Karena endapan lumpuh, setiap hujan, air dari saluran cepat meluap hingga mengenangi jalan dengan ketinggian 10 sentimeter.

“Pengurasan saluran kami lakukan menindaklanjuti keluhan warga yang resah karena padatnya lumpur dan sampah di saluran Jalan Marunda Baru III. Warga juga khawatir jika tidak segera dikeruk saluran akan meluap,” ujar Hilda, Senin (22/2).

Petugas Bersihkan Tali Air di Pondok Pinang

Pihaknya mengerahkan 15 petugas PPSU. Pengerukan saluran air itu menghasilkan sekitar 350 karung lebih lumpur dan sampah.

“Kiranya setelah dibersihkan warga juga turun menjaga kebersihan saluran dengan tidak membuang sampah di saluran, serta membantu mengeruk saluran bila lumpurnya sudah banyak,” tandas Hilda.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye4202 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1763 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1131 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1120 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1000 personFakhrizal Fakhri