You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
89.417 Lampu LED Smart System Dibangun Tahun Ini
photo Doc - Beritajakarta.id

PJU LED dengan Smart System Dimonitor Secara Otomatis

Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta segera mengkoneksikan seluruh lampu penerangan jalan umum (PJU) dengan smart system. Agar seluruh lampu bisa terpantau dan diatur pencahayaannya.

Kelebihan lampu berbasis smart system ini kondisi lampunya bisa dimonitor secara otomatis. Kalau ada kerusakan akan langsung terlihat disistemnya oleh petugas, jadi lebih hemat biaya

Kepala Bidang Pencahayaan Kota Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta, Syamsul Bahri mengatakan, untuk 2016 ini akan dipasang 89.414 light emitting diode (LED) dengan smart system. Lampu-lampu tersebut akan dipasang di jalan protokol, jalan kolektor, lingkungan, hingga MHT.

89 Ribu Titik Lampu PJU akan Diganti LED

"Kelebihan lampu berbasis smart system ini kondisi lampunya bisa dimonitor secara otomatis. Kalau ada kerusakan akan langsung terlihat disistemnya oleh petugas, jadi lebih hemat biaya," ujarnya, Selasa (23/2).

Selain itu pemasangan lampu ini dapat memberikan laporan penghitungan pemakaian energi per lampu, per grup dan total lampu secara akurat. Selain itu lampu ini sendiri dapat diintegrasikan dengan 'Jakarta Smart City'

"Diharapkan dengan pemasangan lampu tersebut bisa mengurangi kerawanan pada malam hari, dan masyarakat juga bisa nyaman beraktifitas," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1201 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1192 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye997 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye956 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye863 personBudhi Firmansyah Surapati