You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Awasi Pelayanan Publik Lewat Smartphone
photo Doc - Beritajakarta.id

DKI Awasi Pelayanan Publik Lewat Smartphone

Pejabat Pemprov DKI kini tidak bisa lagi santai dalam memberikan pelayanan. Sebab, kinerja aparatur daerah di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dapat langsung dilihat masyarakat lewat perangkat lunak ponsel pintar (smartphone) yang aplikasinya dapat diunduh gratis melalui internet.

Ibu-ibu (PKK) kita minta bantu pakai smartphone atau android agar bisa melaporkan

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, mulai bulan Agustus hingga September mendatang masyarakat sudah bisa langsung melapor sendiri apabila terdapat kekurangan dalam masalah pelayanan publik yang tidak optimal. Laporan tersebut bisa dilakukan dengan terlebih dahulu mengunduh aplikasi handphone berbasis online yang bernama safety pin guna melapor terkait masalah pelayanan publik.

"Kami lagi berpikir sekarang untuk kerjasama dengan PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa). Orang PBB, mereka menyediakan suatu sistem komputer yang baik. Jadi seperti waze.com yang menyediakan safety pin," ucap Basuki di Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (4/6).

ERP Diterapkan Tahun Depan

Menurut pria yang kerap disapa Ahok itu, penerapan teknologi perangkat lunak itu diimbau agar bisa digunakan warga ibu kota khususnya kader PKK DKI Jakarta dengan turut berpartisipasi mengawasi pelayanan publik kepada masyarakat. Tak hanya itu, tambah Ahok, aplikasi tersebut juga dapat berfungsi sebagai pelapor terkait permasalahan dan keluhan warga lainnya seperti jalan rusak, lokasi rawan, tempat-tempat yang minim penerangan lampu jalan, sampah yang menumpuk beserta perasaan-perasaan mengganggu dan tidak nyaman lainnya.

Ahok mengatakan, untuk mendapatkan software tersebut, masyarakat hanya perlu mengunduh program dari layanan fitur yang terdapat dari masing-masing vendornya. Seperti misalnya, bagi masyarakat yang menggunakan android sebagai operating systemnya, hanya cukup dengan mendownloadnya pada fitur layanan google play yang terdapat di handphone android mereka.

Alat akan memberikan kode berupa sinyal merah untuk melaporkan hal darurat (emergency) yang harus segera ditangani, sinyal kuning untuk kehati-hatian (urgent), sedangkan warna hijau untuk menunjukkan tidak ada gangguan beserta permasalahan.

"Ibu-ibu (PKK) kita minta bantu pakai smartphone atau android agar bisa melaporkan. Daerah ini gelap, menakutkan, merasa tidak tentram, ada sampah, jalanan umum jelek, lampu jalan tidak baik, wc umum tidak baik merasa terancam, dan pelayanan tidak baik bisa dilaporkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye17150 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Pramono Hadiri Halal Bihalal Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB

    access_time19-04-2026 remove_red_eye4694 personNurito
  3. Hasil Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Capai 6,98 Ton

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1559 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1132 personFolmer
  5. Transjakarta Raih Penghargaan WOW Brand 2026

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1083 personAldi Geri Lumban Tobing