You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Belasan Eskavator Ratakan Puing Sisa Bongkaran Kalijodo
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Lahan di Kalijodo Mulai Diratakan

Pascapembongkaran kawasan Kalijodo Senin (29/2), belasan eskavator mengeruk tumpukan puing-puing batu sisa bongkaran bangunan yang berada di Jalan Kepanduan II untuk diratakan ke lahan yang lebih rendah.

Jadi nantinya, setelah diuruk dengan puing, selanjutnya diuruk dengan tanah.

Pantaun Beritajakarta.com, sebanyak 12 eskavator  meratakan puing-puing sisa bongkaran bangunan Kalijodo yang melingkupi wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

Operator eskavator, Ramlan (45) mengatakan, puing sisa bongkaran bangunan eks Kalijodo tidak diangkut. Sisa bongkaran sengaja dimanfaatkan untuk menguruk kawasan Kalijodo yang lebih rendah.

Penjagaan Kalijodo Terus Dilakukan

Sehingga saat dibangun Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) tidak membutuhkan banyak tanah urukan.

“Jadi nantinya, setelah diuruk dengan puing, selanjutnya diuruk dengan tanah. Dan, karena luasnya lahan, pengerjaan pemerataan bisa berlansung satu Minggu lebih,” ujar Ramlan, Selasa (1/3).

Sampai saat ini, pengamanan kawasan Kalijodo masih dijaga ratusan petugas polisi dan Satpol PP. Mereka sengaja memasang tenda peleton di sepanjang Jalan Kepanduan

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29643 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11707 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye6423 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye4041 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1817 personAldi Geri Lumban Tobing