You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tumpukan Sampah di Jembatan Kalibata Capai 200 Ton
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Tumpukan Sampah di Jembatan Kalibata Capai 200 Ton

Perkiraan saya sekitar 200 ton, belum kalau dikirimin lagi

Proses pengangkutan sampah yang tersangkut di besi penyangga Jembatan Kalibata, masih terus dilakukan oleh tiga alat berat Dinas Kebersihan DKI Jakarta. Diperkirakan tumpukan sampah di Kali Ciliwung yang menyangkut di jembatan mencapai 200 ton.

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, proses pengangkutan sampah dari kali dilakukan oleh satu unit ekskavator long arm, satu unit ekskavator standar, dan satu unit amphibius PC 200. Setelahnya, sampah dimasukkan ke truk untuk dibuang ke TPST Bantar Gebang.

Puluhan Ton Sampah Banjir di Jembatan Kalibata Dibersihkan

"Pengangkutan kita kerahkan 16 truk. Dengan rincian, tujuh unit truk besar dan sembilan unit yang kecil," ujarnya, Sabtu (5/3)

Menurut Isnawa, pihak terus mengupayakan percepatan pembersihan dan mengoperasionalkan petugas selama 24 jam. Namun mengingat banyaknya tumpukan sampah, pembersihan membutuhkan waktu.

"Perkiraan saya sekitar 200 ton, belum kalau dikirimin lagi. Makanya kita angkat dan kita bersihkan terus," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye3931 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye1039 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye1014 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye924 personFolmer
  5. 84 Kendaraan Ikut Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jakbar

    access_time25-06-2026 remove_red_eye803 personBudhi Firmansyah Surapati