You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
wawancara_ahok-buruh.jpg
photo Doc - Beritajakarta.id

PT Jakarta Monorail Diberi Perpanjangan Waktu

Sikap Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama terhadap PT Jakarta Monorail (PT JM) mulai melunak. Basuki memberikan perpanjangan waktu selama dua bulan ke depan kepada PT JM guna melengkapi segala persyaratan pelaksanaan pembangunan monorel di ibu kota.

Kita putuskan untuk kasih surat dan kasih waktu dua bulan untuk melengkapi jawaban PT. JM soal modal, arsitektur dan kajian lalu lintasnya

"Kita putuskan untuk kasih surat dan kasih waktu dua bulan untuk melengkapi jawaban PT JM soal modal, arsitektur, dan kajian lalu lintasnya," kata Basuki di Balaikota, Jumat (6/6).

Ia mengatakan, pihaknya membutuhkan waktu guna mengkaji rencana proyek dari aspek arsitektur terutama pengukuran rentang tiang di mana jalur monorel melintang di atas jalan protokol.

Basuki Disarankan Ganti Monorel dengan LRT

"Soal arsitektur, bisa enggak sih satu tiang kamu kontrol. Bangunan begitu tinggi kalau ngangkang di jalan mau berapa meter? Iya kan dari sisi arsitektur harus dong diperkirakan. Kalau terbengkalai gimana? Gawat kita," ujar mantan Bupati Belitung Timur ini.

Pemprov DKI, lanjut Basuki, juga perlu mengetahui kajian lalu lintas selama pembangunan monorel sehingga dapat mengurangi kemacetan lalu lintas. Termasuk pula kajian serupa setelah monorel rampung dibangun.

"Bisa bayangin tidak panjang satu stasiun 150 meter. Ada bangunan. Kuat tidak dengan satu tiang saja, enggak mungkin dong. Tidak mungkin kan satu tiang. Kalau kamu mau dua tiang, mau ngangkang kaya gimana? Seluruh jalan? Berarti semua jalan ditutupi 150 meter dong," tuturnya.

Menurut Basuki, PT JM hingga saat ini belum banyak menjelaskan kepada Pemprov DKI, bahkan terkesan menutupi segala informasi pembangunan monorel. "Misalnya, Tanah Abang mau bikin depo atau stasiun begitu besar, kangkangannya bisa lebih 2,5 meter. Pertanyaannya, ada jalan enggak seluas itu? Dia menutupi banyak hal," ungkapnya.

Ia menambahkan, Pemprov DKI akan mengambil keputusan bila dalam kurun waktu dua bulan ke depan PT JM juga tidak menyelesaikan proposalnya. "Kalau dia enggak bisa memenuhi tenggat waktu, ya kita putuskan saja, berarti mereka enggak sanggup," tandas mantan anggota Komisi II DPR ini.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4963 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2994 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1795 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1782 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1746 personNurito