You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Rumah Terendam, 425 KK di Rawajati Mengungsi
photo Suparni - Beritajakarta.id

Rumah Terendam, 425 KK di Rawajati Mengungsi

Ratusan kepala keluarga (KK) di Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan mengungsi akibat rumahnya hingga, Selasa (8/3) siang ini terendam air luapan Kali Ciliwung.

Kami sudah terbiasa menghadapi seperti ini. Jadi begitu ada kabar kali Ciliwung meluap, langsung kami angkat barang-barang yang penting di bawah fly over (Kalibata) ini

Lurah Rawajati, Adi Krisna mengatakan, air mulai masuk ke permukiman warga di 11 RT yang ada di RW 03 dan 07 pukul 06.00. Akibatnya, saat ini 425 KK mengungsi sementara.

"Karena ketinggian air di wilayah RW itu yang terdalam mencapai dua meter. Jadi warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi," ujar Adi.

22 RW di DKI Terdampak Luapan Kali Ciliwung

Menurut Adi, kesiapan personel dan pangan pun sudah tersedia. Sehingga bantuan bisa langsung diberikan ke warga terdampak banjir.

"Bantuan perahu karet dua unit dari Damkar juga telah siap. Juga bantuan logistik dari Dinsos dan BPBD DKI, berupa bahan makanan, air minum dan makanan balita," katanya.

Sementara itu, menurut Ima (28) warga RT 002/07, air masuk rumah dengan sangat cepat hingga ketinggian sepinggang orang dewasa.

"Kami sudah terbiasa menghadapi seperti ini. Jadi begitu ada kabar kali Ciliwung meluap, langsung kami angkat barang-barang yang penting di bawah fly over (Kalibata) ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati