You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Tak Khawatir Katulampa Siaga 1
photo Doc - Beritajakarta.id

Basuki Tak Khawatir Katulampa Siaga 1

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku tidak terlalu mempersoalkan Bendung Katulampa berstatus siaga 1. Namun yang terpenting semua pintu air khususnya Pintu Air Manggarai harus dibuka, sehingga air tidak tertahan.

Katulampa kalau hujan siaga satu mulu, santai saja. Yang penting di Manggarai pintunya kamu buka, jangan sana siaga satu kamu tutup

"Katulampa kalau hujan siaga satu mulu, santai saja. Yang penting di Manggarai pintunya kamu buka, jangan sana siaga satu kamu tutup," ujar Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (8/3).

Menurut Basuki, air harus dibagi merata ke semua saluran yang ada. Dengan cara tersebut bisa mengurangi genangan di beberapa titik, karena air tidak tertahan dan terus mengalir.

Debit Air Bendung Katulampa Turun

"Jadi kalau sudah airnya penuh atau siaga satu kamu buka pintu airnya, ya tenggelam Jakarta. Harusnya dibuka, biar airnya bisa terbagi ke semua saluran," katanya.

Basuki mengaku telah meminta kepada penjaga Pintu Air Manggarai, agar selalu dibuka. Sehingga aliran air tidak hanya bertumpu pada Kanal Banjir Barat tetapi juga ke Sungai Ciliwung Kecil.

"Jadi semua air tidak dibuang ke Kanal Banjir Barat. Sehingga Kali Angke nggak bisa turun. Aturan nutup pintu itu kan zaman Belanda, sekarang sudah beda kondisinya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati