You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
500 Rumah Warga Kelurahan Cililitan Terendam Banjir
photo Suparni - Beritajakarta.id

Luapan Ciliwung Rendam 500 Rumah di Cililitan

Luapan air Kali Ciliwung merendam 15 RT dari lima RW di wilayah Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur. Di wilayah permukiman padat penduduk itu, air merendam ratusan rumah warga dengan ketinggian satu hingga satu setengah meter.

Total rumah yang terendam ada 500 dan sekitar 2000 jiwa harus mengungsi secara mandiri baik di keluarga, tetangga maupun di bawah flyover

"Total rumah yang terendam ada 500 dan sekitar 2.000 jiwa harus mengungsi secara mandiri baik di keluarga, tetangga maupun di bawah flyover," kata Sabdo Kurniawan, Lurah Cililitan, Selasa (8/3).

Sabdo menuturkan, peringatan dini banjir telah disampaikan kepada warga setempat sejak tadi malam dengan meneruskan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. Sehingga warga yang biasa terkena langganan banjir akibat luapan Kali Ciliwung ini bisa dengan sigap mengantisipasinya.

Rumah Terendam, 425 KK di Rawajati Mengungsi

"Dari empat titik lokasi pengungsian yang kita siapkan masih nihil," ujarnya.

Selain posko pengungsian, lanjut Sabdo, pihaknya juga menyiapkan perahu karet untuk mengantisipasi terjadinya banjir kiriman susulan dari Bogor Jawa Barat.

"Kita harap situasi bisa kembali normal, sehingga warga dapat kembali ke rumah dan beraktifitas," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1333 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1172 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye968 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye940 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye768 personFakhrizal Fakhri
close