You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Korban Hanyut Ciliwung Ditemukan Tak Bernyawa
photo Nurito - Beritajakarta.id

Korban Hanyut di Kali Ciliwung Ditemukan

Korban hanyut di Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur pada Minggu (6/3) Riyan (17), akhirnya berhasil ditemukan tak bernyawa. Rencananya jasad korban akan dimakamkan di TPU Kebon Nanas pada pukul 12.30, Rabu (9/3) siang ini.

Tadi malam ditemukan warga sekitar dan langsung dilaporkan ke tim SAR. Sehingga jasad korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka

Ketua RW 06 Bidara Cina, Gregorius Toto Sukamto (66) menuturkan, korban saat ini disemayamkan di rumah duka di RT 15/06. Seluruh keluarga maupun tetangga korban bertakziah.

"Tadi malam ditemukan warga sekitar dan langsung dilaporkan ke tim SAR. Sehingga jasad korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka," ujar Toto, Rabu (9/3).

Basuki Tak Khawatir Katulampa Siaga 1

Menurutnya, korban ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi kejadian, saat terhanyut pada Minggu kemarin. Korban tersangkut di batang pohon yang ada di pinggir kali.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban bersama empat rekannya semula hendak menolong korban banjir untuk dievakuasi di wilayah RT 12/07 Bidara Cina. Namun nahas, tembok rumah warga yang dijadikan pegangan malah jebol dan sontak lima warga ini terhanyut. Kelima korban masing-masing adalah Arce (40), Sandi (25), Alfi (20), Candra (15) dan Riyan (17).

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11299 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1344 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1283 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1278 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye990 personBudhi Firmansyah Surapati