You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Terungkap di Musrenbang, Kali Cipinang 25 Tahun Tak Dikeruk
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pengerukan Kali Cipinang dan Sunter Jadi Prioritas

Normalisasi Kali Cipinang dan Kali Sunter mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang) tingkat Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

Kami berharap melalui musrenbang nanti di tingkat kota maupun provinsi agar Kali Cipinang dan Sunter dinormalisasi

Camat Makasar, Ari Sonjaya mengatakan, kedua program tersebut akan menjadi prioritas untuk dibahas dalam musrenbang tingkat kota.

"Kami berharap melalui musrenbang nanti di tingkat kota maupun provinsi agar Kali Cipinang dan Sunter dinormalisasi," ujar Ari, Rabu (16/3).

Kali Cipinang Meluap, Pekayon Tergenang

Dikatakan Ari, Kali Cipinang dan Kali Sunter sudah 25 tahun tidak dikeruk atau normalisasi. Pengerukan baru dilakukan tahun 2013 lalu. Itu pun hanya sepanjang sekitar satu kilometer, yang membentang di wilayah kelurahan Makasar dan Pinang Ranti.

Menurutnya, karena belum pernah dinormalisasi, banjir masih menggenang di Kelurahan Cipinang Melayu, Halim Perdanakusuma, Makasar dan Pinang Ranti. Biasanya ketinggian genangan mencapai satu sampai dua meter di sepanjang bantaran dua kali tersebut.

Di antara daerah yang terdampak banjir adalah di RW 05, 06, 07, 08 Halim Perdana Kusuma. Lalu, RW 09, 01, 10 Kebon Pala dan RW 03, 04, Cipinang Melayu.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1193 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye984 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye956 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye780 personFakhrizal Fakhri
close