You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Open Data DKI Tampilkan 656 Data Set
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Open Data DKI Tampilkan 656 Data Set

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah memiliki situs open data. Hingga saat ini, ada 656 data set yang ditampilkan. DKI merupakan satu-satunya provinsi yang memiliki situs open data di Indonesia.

Ini sudah 656 data set yang sudah kami upload

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Tuty Kusumawati mengatakan, pihaknya terus memperbanyak data set yang diunggah.

"Ini sudah 656 data set yang sudah kami upload," kata Tuty, saat Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2017, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (17/3).

Basuki Klaim DKI Provinsi dengan Open Data Terbesar

Tuty menambahkan Jakarta merupakan pionir dalam membuat situs open data di Indonesia.  Keterbukaan informasi ini diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Pemprov DKI.

"DKI ini satu-satunya provinsi yang memiliki situs open data di Indonesia. Sebelumnya, kami adalah salah satu pionir di situs pusat," ucapnya.

Opendata di Jakarta sudah diluncurkan sejak Juni 2015 lalu. Situs ini dapat diakses dengan alamat http://data.jakarta.go.id.

"Open data kami sudah ada sejak tahun lalu. Dan kami berusaha terus menambah data-datanya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye4608 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye1127 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye1082 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye984 personFolmer
  5. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye864 personAnita Karyati