You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lumpur Saluran Air Jl Lodan Dalam Dikeruk
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Saluran di Jl Lodan Dalam Dibersihkan Petugas PPSU

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Ancol, Jakarta Utara membersihkan saluran Jalan Lodan Dalam di RW 08. Ini untuk meminimalisir genangan saat hujan di jalan tersebut.

Selain mengeruk lumpur, petugas juga mengangkut keberadaan barang-barang bekas yang berada di atas saluran dan membongkar inrit

Lurah Ancol, Sumpeno mengatakan, pengerukan dilakukan di saluran dengan panjang sekitar 250 meter dan lebar 50 sentimeter.

"Saluran memang sudah lama lumpurnya tidak dikeruk. Kalaupun selama ini, sifatnya hanya pembersihan sampah. Akibatnya lumpur pada saluran sudah padat hingga saat hujan turun saluran air cepat penuh yang membuat airnya dengan cepat meluap menggenangi jalan," ujar Sumpeno, Senin (21/3).

Saluran Air Jl Ampera Raya Dibersihkan

Untuk melakukan pembersihan sebanyak 15 petugas PPSU dikerahkan untuk mengeruk lumpur pada saluran tersebut. Hasilnya, sebanyak 200 karung lebih lumpur diangkut dari saluran tersebut.

"Selain mengeruk lumpur, petugas juga mengangkut keberadaan barang-barang bekas yang berada di atas saluran dan membongkar inrit," tandas Sumpeno.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1229 personAnita Karyati
  2. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1040 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye886 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Bakal Hubungkan Dua JPO di Rasuna Said

    access_time05-08-2026 remove_red_eye755 personDessy Suciati
  5. Dinas LH Tangani Tumpukan Sampah di Kedaung Kaliangke

    access_time07-08-2026 remove_red_eye717 personAldi Geri Lumban Tobing