You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Perbaikan Jembatan Amblas di Komplek Hankam Terhenti
photo Folmer - Beritajakarta.id

Perbaikan Jembatan Kompleks Hankam Terkendala

Proses perbaikan jembatan ambles di Kompleks Hankam, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, terkendala oleh keberadaan kabel listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN). Alhasil, pengerjaan perbaikan tertunda sambil menunggu pemadaman oleh pihak PLN.

Di bawah jembatan ini ada sejumlah kabel milik PLN yang masih menyala

Koordinator Pelaksana UPT Peralatan dan Perbekalan, Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Tri Handoko mengaku, pihaknya hingga saat ini belum dapat menyelesaikan perbaikan. Hal itu lantaran PLN belum memadamkan arus listrik kabel yang ada di bawah jembatan yang ambles.  

"Di bawah jembatan ini ada sejumlah kabel milik PLN yang masih menyala. Tidak mungkin, kalau belum ada pemadaman listrik," ujarnya, saat ditemui di lokasi, Senin, (21/3).

Pulau Seribu Butuh Penambahan PJU

Padahal, kata Tri, pihaknya telah melaporkan rencana pengerjaan pada PLN agar dilakukan pemadaman. Ia pun telah mempersiapkan peralatan dan personel untuk memperbaiki jembatan yang ambles tersebut.

"Satu alat berat sudah kami siapkan, bahan bangunan besi cor dan para pekerja juga sudah siap. Ya terpaksa dilanjutkan esok hari," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1225 personAnita Karyati
  2. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1036 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye883 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Bakal Hubungkan Dua JPO di Rasuna Said

    access_time05-08-2026 remove_red_eye752 personDessy Suciati
  5. Dinas LH Tangani Tumpukan Sampah di Kedaung Kaliangke

    access_time07-08-2026 remove_red_eye712 personAldi Geri Lumban Tobing