You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
15 Kandang Unggas di Halim Perdanakusuma Dimusnahkan
photo Nurito - Beritajakarta.id

15 Kandang Unggas Dimusnahkan

Sebanyak 15 kandang ayam dan burung di RW 05 Halim Perdanakusuma, Makasar, Jakarta Timur dimusnahkan, Rabu (23/3). Pemusnahan dilakukan guna mencegah timbulnya penyakit flu burung yang ditularkan dari unggas.

Ini demi mencegah adanya penyakit flu burung

Camat Makasar, Ari Sonjaya mengatakan, pembongkaran kandang ayam dan burung dilakukan guna mencegah timbulnya penyakit flu burung. Pihaknya tidak ingin di wilayahnya ditemukan kasus flu burung seperti terjadi di wilayah Cilandak, Jakarta Selatan pada pekan lalu.

"Kita akan tertibkan dan musnahkan seluruh unggas. Ini demi mencegah adanya penyakit flu burung. Kecuali unggas milik warga itu ada sertifikasi dari unit terkait, itu tidak kita musnahkan," kata Ari, saat memimpin jalannya pembongkaran tersebut.

324 Unggas di Jakut Diperiksa Kesehatan

Menurutnya, usai pembongkaran kandang, ia meminta pemiliknya untuk menjual ayam dan burungnya. Hal ini guna mencegah adanya penyebaran virus flu burung.

Kandang ayam dan burung ini tersebar di empat RT. Yakni di RT 01 milik Suparlan (46), RT 02 milik Alek (43), RT 03 milik Wagino (52) dan RT 08 milik Suhartono (39) serta Sumarna (36). Rata-rata mereka sudah memelihara ayam dan burung sudah sekitar 7-10 tahun.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7700 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5861 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1645 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1449 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1334 personFakhrizal Fakhri