You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
KPKP Jaktim akan Sweeping Unggas
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Besok Unggas di Matraman Diperiksa

Mengantisipasi flu burung, Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Jakarta Timur akan sweeping unggas yang tidak memiliki sertifikat.

Rencananya sweeping dilakukan mulai Kamis besok di wilayah Matraman. Menyusul kemudian wilayah lainnya secara bertahap

Kasudin KPKP Jakarta Timur, Bayu Sarihastuti mengatakan, rencananya sweeping akan dilakukan pada Kamis (23/3). Sasarannya adalah unggas di permukiman warga, baik berupa ayam, itik, burung dan jenis unggas lainnya.

"Rencananya sweeping dilakukan mulai Kamis besok di wilayah Matraman. Menyusul kemudian wilayah lainnya secara bertahap," kata Bayu, Rabu (23/3).

Jakbar Intensifkan Pemeriksaan Unggas

Pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas KPKP DKI. Karena setiap unggas yang ditemukan akan diperiksa darahnya untuk mengecek ada tidaknya virus H5N1 pada unggas.

Jika terbukti terjangkit, maka akan dimusnahkan berikut kandangnya. Kemudian untuk mencegah penyebaran virus, lingkungan sekitar harus disemprot dengan cairan desinfektan.

"Kita harus waspada. Sebab semua hewan unggas rawan penular virus H5N1 atau flu burung. Baik dari hewan ke manusia maupun ke sesama hewan," tandasnya.

Ia mengimbau, jika ditemukan unggas mati mendadak dalam jumlah banyak, masyarakat diminta melapor. Sebab ada indikasi virus flu burung.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2182 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1150 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1069 personNurito
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1066 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1029 personFakhrizal Fakhri