You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Inspektorat Sidak Absen Ke Seluruh SKPD/UKPD
photo Suparni - Beritajakarta.id

Inspektorat Curigai Absensi PNS Kepulauan Seribu

Inspektorat Kepulauan Seribu melakukan inspeksi mendadak (sidak) absen tangan (hand key) para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di wilayahnya. Dari hasil sidak itu, ditemukan adanya indikasi manipulasi absensi di hampir seluruh kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD).

Kemungkinan ada operator atau admin hand key yang menjadi joki mengabsenkan pegawai

Kepala Inspektur Pembantu Kabupaten (Irbankab) Kepulauan Seribu, Ratu Fatin Atut Hamamah mengaku curiga dengan data absensi pegawai di SKPD dan UKPD Kepulauan Seribu yang rata-rata tercatat tanpa absen, tidak pernah terlambat dan datang tepat waktu.

"Kemungkinan ada operator atau admin hand key yang menjadi joki mengabsenkan pegawai. Temuan tersebut sudah kami laporkan ke inspektorat provinsi dan bupati," katanya, Rabu (23/3).

Fasilitas Kantor Pemerintahan Kepulauan Seribu Dibenahi

Ratu menuturkan, Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo telah merekomendasikan agar pegawai administrasi hand key ditarik seluruhnya ke Suku Dinas Komunikasi Informasi dan Kehumasan (Kominfomas). Sehingga kebocoran sistem absen tangan tersebut bisa segera di-setting ulang.

"Beberapa sudah di-setting ulang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6944 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5692 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3780 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2141 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1911 personAnita Karyati