You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Periksa Kesehatan Tidak Teratur Penyebab Kematian Ibu
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Dinkes DKI Ingatkan Pentingnya Kontrol Kehamilan

Wakil Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Khafifah Any mengingatkan, angka kematian ibu dihitung mulai proses persalinan sampai anak berumur 28 hari. Oleh sebab itu, pemeriksaan kehamilan sangat penting.

Sebenarnya dia dalam masa kehamilan itu paling tidak empat kali kunjungan

Khafifah menjelaskan, kematian ibu paling banyak disebabkan pendarahan dan gizi buruk. Pasalnya, pada masa hamil ibu jarang berkunjung ke puskesmas untuk kontrol. Padahal dengan melakukan kontrol secara teratur tenaga kesehatan bisa tahu risiko kehamilan ibu, sehingga bisa ditangani lebih awal.

Sesuai jadwal pemeriksaan, ibu hamil wajib memeriksakan kandungan minimal empat kali. Kunjungan pertama di tri semester pertama, kemudian pada tri semester kedua dan dua kali kunjungan pada tri semester ketiga.

Cegah Gizi Buruk Pemkab Gencarkan Posyandu

"Waktu kunjungan itu dia ditensi, dilihat berat badannya, bahkan ada pemeriksaan HIV sipilis. Bagaimana dia bisa memberikan kualitas yang baik pada kandungannya kalau dia nggak me-maintenance itu," kata Khafifah, Kamis (24/3).

Ia menganjurkan agar ibu hamil menjalani pemeriksaan kehamilan teratur dan persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), memanfaatkan pelayanan posyandu, makan-makanan bergizi dan mengikuti KB. Mereka juga bisa memanfaatkan pelayanan SMSbunda.

"SMSbunda berisi informasi mengenai tips kesehatan di masa kehamilan dan perawatan anak hingga 1000 hari pertama kehidupan. Informasi ini dapat dimanfaatkan setiap ibu dan ayah di Indonesia," tandasnya.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat angka kematian ibu pada tahun 2014 mencapai 89 orang, sedangkan pada tahun 2015 terjadi penurunan sebanyak 85 orang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye39569 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye3444 personTiyo Surya Sakti
  3. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1707 personNurito
  4. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1554 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1319 personDessy Suciati