You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemudik Mulai Padatk Stasiun Senen
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Tiket di Stasiun Senen dan Gambir Habis Terjual

Kereta keberangkatan hari ini sudah 100 persen habis terjual

Libur perayaan Paskah 2016 yang jatuh pada Jumat (25/3) besok, benar-benar dimanfaatkan sebagian besar warga untuk berlibur ke luar kota. Tak ayal, tiket keberangkatan kereta api dari Stasiun Senen dan Gambir pada Kamis (24/3) habis terjual.

Rudi (26), salah satu warga Harmoni berencana pulang ke kampung halamannya di Tegal, Jawa Tengah. Ia berencana berangkat dengan menggunakan kereta Tegal Arup dengan keberangkatan pukul 16.45 WIB.

Tiket Kereta Libur Imlek Hampir Habis

"Saya memang rutin pulang kampung kalau ada libur panjang," katanya saat ditemui di Stasiun Senen, Kamis (24/3).

Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional 1, Bambang S Prayitno mengatakan, jelang libur Paskah yang  dengan akhir pekan memicu kenaikan jumlah penumpang. Tiket kereta api (KA) untuk keberangkatan Kamis (24/3) di stasiun Gambir dan Senen pun telah terjual habis.

"Kereta keberangkatan hari ini sudah 100 persen habis terjual," katanya.

Namun demikian, dirinya mengaku belum mengetahui secara detail berapa jumlah pemudik yang sudah dan akan diberangkatkan dari Stasiun Gambir maupun Stasiun Senen.

"Kalau peningkatan jumlah penumpang pasti. Tapi jumlahnya saya belum tahu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati