You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sejak beroperasi 19 Mei lalu, rute yang dilayani lima unit bus single itu hanya mampu mengangkut pen
photo Doc - Beritajakarta.id

Transjakarta Pulogadung-Harapan Indah Sepi Penumpang

Rute baru Transjakarta Pulogadung-Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat masih sepi penumpang. Sejak beroperasi 19 Mei lalu, rute yang dilayani lima unit bus single itu hanya mampu mengangkut sebanyak 400 penumpang per hari.

Namun bus Transjakarta kita ini tidak bisa masuk ke Perumahan Harapan Indah karena didemo sopir KWK. Jadi bus hanya sampai ke gerbang atau bundaran Harapan Indah

Padatnya arus lalu lintas dan banyaknya angkutan umum lain yang memiliki rute sama di jalur tersebut diduga menjadi pemicu sepinya penumpang bus Transjakarta yang merupakan perpanjangan koridor II Harmoni-Pulogadung ini.

Selain itu, bus Transjakarta ini tidak boleh masuk ke Perumahan Harapan Indah akibat didemo sopir angkutan umum. Bus Transajkarta hanya boleh beroperasi sampai gerbang utama atau putaran Harapan Indah.

Koridor Sudirman-Kota Dibangun 38 Gerbang ERP

Kepala BLU Transjakarta, Pargaulan Butar Butar, mengatakan, bus Transjakarta Pulogadung-Harapan Indah beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 22.00. Setiap hari ada lima armada bus single yang dioperasikan. Tarifnya hanya Rp 3.500 per penumpang.

"Namun bus Transjakarta kita ini tidak bisa masuk ke Perumahan Harapan Indah karena didemo sopir KWK. Jadi bus hanya sampai ke gerbang atau bundaran Harapan Indah," ujar Butar Butar, Rabu (11/6).

Kepala Humas BLU Transjakarta, Sri Ulina Pinem, menambahkan, masih sepinya penumpang bus Transjakarta koridor II ini diduga karena masih banyaknya pilihan angkutan umum. Namun demikian, pihaknya optimis jumlah penumpangnya akan terus meningkat.

"Karena kan masih ada pilihan transportasi umum lain yang bisa digunakan. Kemudian jalur yang dilintasi ini tingkat kemacetannya tinggi. Saat lalu lintas padat, jarak Pulogadung-Harapan Indah bisa ditempuh lebih dari 1 jam," ujar Sri Ulina Pinem.

Pantauan beritajakarta.com, sejumlah halte bus Transjakarta di sepanjang jalur tersebut terlihat sepi. Kalaupun ada, hanya 3-5 calon penumpang yang menunggu di halte.

Samuel (35), warga Pondok Ungu, Bekasi, mengaku lebih memilih naik KWK ketimbang naik Transjakarta. Alasannya, armada angkot warna merah ini jumlahnya banyak. Sedangkan bus Transjakarta masih sangat minim sehingga harus menunggu lama. "Kalau lagi buru-buru, mending naik KWK, armadanya banyak," ujarnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2907 personAnita Karyati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye2277 personNurito
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1703 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1685 personNurito
  5. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1672 personDessy Suciati