You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pengawasan Panganan Lokbin Kembali Dilakukan
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Tahu Berformalin Ditemukan di Pasar Minggu

Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta memeriksa jajanan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di lokasi binaan (lokbin) Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kita ambil 43 sampel dan didapati satu sampel pada tahu goreng yang tidak memenuhi syarat karena mengandung formalin

Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan satu jajanan tahu goreng yang mengandung zat berbahaya jenis formalin.

"Kita ambil 43 sampel dan didapati satu sampel pada tahu goreng yang tidak memenuhi syarat karena mengandung formalin. Barangnya langsung kita minta buang," kata Ety Syartika, Kepala Bidang Pengawasan Pengendalian dan Perlindungan Konsumen Dinas KUMKMP DKI Jakarta, Senin (28/3).

Makanan Berformalin Masih Ditemukan di Jakbar

Ety menuturkan, pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi jajanan PKL di Ibukota yang mengandung zat berbahaya. Kawasan lokbin sendiri menjadi salah satu prioritas yang rutin dilakukan pemeriksaaan.

"Jadi kita harus pastikan makanan yang diterima konsumen baik adanya. Ini penting juga untuk nama baik pedagang yang ada di lokasi binaan agar terus bisa berdaya saing" tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7664 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5468 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1604 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1435 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1315 personFakhrizal Fakhri