You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ratusan Bangunan Liar di Gunung Antang akan Ditertibkan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Ratusan Bangunan Liar di Gunung Antang akan Ditertibkan

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur akan membongkar sekitar 100 bangunan liar di kawasan Gunung Antang, Matraman. Rencananya, bangunan liar yang berada di bantaran rel kereta api itu dibongkar pekan depan.

Pekan depan rencananya kita bongkar juga bangunan liar di Gunung Antang. Posisinya berada di bantaran rel kereta api

Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Hartono Abdullah mengatakan, ada sekitar 100 bangunan liar di kawasan Gunung Antang yang akan dibongkar. Sebab selama ini ditengarai seluruh bangunan itu dijadikan tempat praktek prostitusi terselubung, dan penjualan minuman beralkohol.

"Pekan depan rencananya kita bongkar juga bangunan liar di Gunung Antang. Posisinya berada di bantaran rel kereta api," kata Hartono, Selasa (29/3).

64 Bangunan Liar di Matraman Dibongkar

Menurutnya, saat ini rencana penertiban sudah dirapatkan di tingkat kota. Namun belum diketahui jumlah kekuatan yang disiapkan. Sebab masih ada rapat teknis lagi untuk pembahasannya selanjutnya.

Karena lahan yang ditempati mereka milik PT Kereta Api Indonesia (KAI), pihaknya akan memanggil BUMN tersebut. Saat ini pihaknya masih menunggu surat permohonan pembongkaran dari PT KAI.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1203 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati