You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Panti Werda House Dinilai Bisa Tingkatkan Indeks Kebahagiaan
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Werda House Dinilai Bisa Tingkatkan Indeks Kebahagiaan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun panti jompo berkonsep vila yang dinamakan Werda House di Ciangir, Tangerang, Banten, untuk melayani lansia, terutama yang berasal dari keluarga miskin.

Kita taruh di Ciangir bisa bercocok tanam. Nantinya akan membuat Indek kebahagiaan baik

Panti yang berdiri di lahan seluas kurang lebih 90 hektare ini, selain untuk menambah kapasitas panti di Jakarta yang overload, juga dinilai bisa meningkatkan indeks kebahagiaan manusia.

"Yatim piatu dan fakir miskin dipelihara oleh negara kan, yang nggak mampu kita pelihara saja. Kita taruh di Ciangir bisa bercocok tanam. Nantinya akan membuat indeks kebahagiaan baik," ujar Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta, Selasa (5/4).

Tenaga Kesejahteraan Sosial Diimbau Bekerja dengan Hati

Dengan begitu, sambung Basuki, lansia yang ada di panti tersebut tidak beranggapan dirinya tidak diperhatikan. Pasalnya, Pemprov DKI sudah merancang fasilitas maupun sarana penunjang yang bisa memberikan kebahagiaan penghuni panti.

"Sabtu Minggu anak cucu bisa main ke sana, hari biasa dia berkebun. Kita akan bangun 97 hektare ada pertanian dan perikanannya," tandas Basuki.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1809 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1384 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1049 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1048 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye965 personAnita Karyati