You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Wagub Minta Elang Bondol Dilestarikan Kembali
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Djarot Minta Pelestarian Elang Bondol Jadi Perhatian

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengapresiasi pelestarian ikon satwa liar dari DKI Jakarta, burung elang bondol. Apalagi, populasi burung elang bondol di DKI Jakarta, khususnya di Kepulauan Seribu, saat ini tidak sampai 50 ekor. 

Kalau tidak mau kehilangan ikon asli DKI Jakarta, burung elang bondol ya harus dikembangbiakan

"Kalau tidak mau kehilangan ikon asli Jakarta, burung elang bondol, ya harus dikembangbiakan. Dilestarikan dan mendapat perhatian semua pihak," ujar Djarot usai menghadiri Hari Hutan Internasional, di Pulau Karya, Kepulauan Seribu Utara, Kamis (14/4).

Jokowi Kampanyekan Pelestarian Alam Pulau Seribu

Menurutnya, keberadaan elang bondol baik yang ada di alam bebas maupun di kawasan konservasi taman nasional Pulau Kotok Besar, Kelurahan Pulau Panggang, sudah semakin minim jumlahnya. Karena itu, Djarot berharap pengembangbiakan serius dilakukan.

"Jadi, perlu dikembangkan semaksimal mungkin burung di konservasi Pulau Kotok Besar. Itu agar semakin berkembang biak," imbuhnya.

Selain pengembangbiakan elang bondol, menurut Djarot, pengembangan bibit mangrove juga perlu dilakukan. Hal itu agar Pulau Seribu terjaga dari abrasi dan menjaga kelestarian ekosistem elang bondol. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1779 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1358 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1025 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1024 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye935 personAnita Karyati