You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengemudi Avanza Korban Laka KA Gunung Sahari Diperboleh Pulang
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Pengemudi Bus Transjakarta yang Tertabrak Kereta Masih Dirawat

Pengemudi bus Transjakarta B 7258 TGB yang menjadi korban kecelakaan tertabrak kereta, Adil Setiawan (32) masih menjalani perawatan di ruang Gladiola, RS Husada. Dipastikan pihak rumah sakit, korban tidak mengalami luka berat dan dalam kondisi kondusif. Sedangkan korban lain, sopir avanza B 2198 TFO, Didik Juhendi (38) sudah diperbolehkan pulang.

Secara keseluruhan kedua pasien kondusif. Saat ini hanya Adil Setiawan yang masih dirawat

Kepala Humas RS Husada, Sri Wijayanti mengatakan, karena lukanya hanya luka ringan, korban atas nama Didik Juhendi, langsung diperbolehkan pulang. Sedangkan, Adil Setiawan harus menjalani perawatan di lantai I, ruang Gladiola.

Pasutri Tewas Setelah Tertabrak Mobil di Jatinegara

"Secara keseluruhan kedua pasien kondusif. Saat ini hanya Adil Setiawan yang masih dirawat. Didik Setiawan, setelah menjalani pengobatan langsung diperbolehkan pulang," ujar Sri, Kamis (19/5).

Mengenai kondisi luka, Sri menolak menjelaskan. Ia berkilah, penjelasan medis meruapakan kewenangan dokter. Selain itu, atas permintaan keluarga, Adil Setiawan tidak diperbolehkan untuk berkunjung selain keluarga.

"Secara umum saya tegaskan bahwa kondisi kedua pasien kondusif," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5369 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1867 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1818 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1794 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1606 personAnita Karyati