You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kebakaran Kolong FO Permata Hijau Dipicu Bakaran Sampah
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Kebakaran Kolong FO Permata Hijau Dipicu Bakaran Sampah

Kejadian kebakaran lapak usaha mebel di Jalan Tentara Pelajar, kolong Flyover Permata Hijau, RT 10/05, Grogol Utara, Kebayoran Lama, menjadi pelajaran bagi warga yang membakar sampah. Pasalnya, kebakaran yang menyebabkan kerugian material lebih dari Rp 100 juta, dipicu aktifitas pemilik membakar sampah.

Ketika petugas kita mau mintai keterangan yang bersangkutan malah kabur. Total luasan yang terbakar sekitar 20 meter persegi

Kepala Suku Dinas PKP Jakarta Selatan, Irwan mengatakan, pihaknya mendapat laporan kejadian kebakaran di kolong Flyover sekitar pukul 08.30 tadi. Untuk melakukan pemadaman, pihaknya menerjunkan sebanyak 3 unit mobil kebakaran.

Korban Kebakaran Krukut Kembali Dapat Bantuan

"Sekitar pukul 09.45 api sudah bisa kita kuasai. Tidak ada korban jiwa atau luka berat, kerugian material kita taksir lebih dari RP 100 juta," ujarnya, Sabtu (21/5).

Dilanjutkan Irwan, dari keterangan yang dihimpun, diketahui kebakaran berawal dari aktifitas pemilik lapak membakar tumpukan sampah di dekat lokasi. Kemudian, api yang membesar menyambar material mebel yang ada di lapaknya.

"Ketika petugas kita mau mintai keterangan yang bersangkutan malah kabur. Total luasan yang terbakar sekitar 20 meter persegi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5095 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1823 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1764 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1600 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1537 personAnita Karyati