You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Binaan Disabilitas Rungu Wicara Langsungkan Pernikahan
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

WBS Tuna Rungu Dinsos DKI Dinikahkan

Salah Satu Warga Binaan Sosial (WBS) Sasana Bina Daksa Ceger melangsungkan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. WBS perempuan bernama Fulani merupakan penyandang disabilitas rungu wicara menikah dengan Wandi sesama penyandang disabilitas rungu wicara.

Mereka berdua sudah memiliki keterampilan yang bisa menjadi modal mereka untuk hidup mandiri

Kepala Panti Sosial Bina Daksa Budi Bhakti, Prayitno menyampaikan, kabar bahagia tersebut ia anggap sebagai sesuatu hal yang patut disyukuri. Karena ini bagian dari indikator mampunya WBS untuk hidup mandiri.

"Pihak laki-laki sudah bekerja sebagai pegawai di steam motor sehingga dia mempunyai penghasilan sendiri. Mereka berdua sudah memiliki keterampilan yang bisa menjadi modal mereka untuk hidup mandiri," ujar Prayitno, Selasa (24/5).‎

2 Bocah Korban Kekerasan Diamankan Dinsos DKI

Kedua ‎penyandang disabilitas rungu wicara tersebut menurutnya dipertemukan melalui perjodohan. Fulani memiliki teman sesama WBS yang mempertemukan dan karena Wandi sudah memiliki penghasilan, mereka sepakat untuk melangsungkan pernikahan.

"Ini bagian dari pemberian hak-hak terhadap mereka, dengan memperlakukan mereka layaknya manusia normal dan karena keterbatasan mereka bukanlah halangan agar mereka bisa mandiri dan hidup bahagia," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati