You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Segera Laporkan Sistem Uji Kir Baru ke KPK
photo Doc - Beritajakarta.id

DKI Segera Laporkan Sistem Uji Kir Baru ke KPK

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama akan menyerahkan laporan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai perbaikan sistem uji kir di Ibukota. Saat ini dua Balai Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) telah menggunakan sistem komputerisasi teknologi informasi (TI).

Ini sudah mulai jalan, beberapa mulai ada sistem

"Uji kir kami sekarang cukup baik. Saya sudah minta dia (Dinas Perhubungan dan Transportasi) lapor ke KPK sistem kami yang baru," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/5).

Dengan sistem TI yang digunakan, semua pemeriksaan tidak dilakukan oleh petugas. Sehingga bisa mengurangi risiko adanya oknum yang bermain. "Sekarang kan sudah ada sistem. malahan nanti orang yang masuk itu steril di dalam," ujarnya.

Sistem TI Digunakan untuk Uji Kir

Saat ini sistem TI sudah diterapkan di dua PKB yakni di PKB Pulogadung dan PKB Cilincing. Sementara di PKB Kedaung Angke masih dalam tahap uji coba. Rencananya pada Juli mendatang baru akan diterapkan sepenuhnya. "Ini sudah mulai jalan, beberapa mulai ada sistem," ucapnya.

Sebelumnya Basuki bersama dengan petugas KPK melakukan inspeksi mendadak di Balai PKB Kedaung Angke. Saat itu banyak ditemukan calo yang berbaju petugas. Bahkan alat-alat yang ada rusak dan tidak dapat digunakan kembali.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin LH Jaksel Buat 345 Lubang Biopori Jumbo dan 40 Teba Modern

    access_time21-05-2026 remove_red_eye1869 personTiyo Surya Sakti
  2. Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

    access_time20-05-2026 remove_red_eye1837 personDessy Suciati
  3. Pramono Dorong Target Net Zero Emission

    access_time22-05-2026 remove_red_eye1428 personDessy Suciati
  4. SMKN 46 Jakarta Adakan Job dan Edu Fair 2026

    access_time21-05-2026 remove_red_eye1177 personNurito
  5. Komisi A Tekankan Perencanaan APBD Disusun Akurat

    access_time21-05-2026 remove_red_eye1076 personFakhrizal Fakhri