You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Malam Ini, Kali Krendang Mulai Dibersihkan
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Malam Ini, Kali Krendang Mulai Dibersihkan

Guna membersihkan kali krendang di Tambora, Jakarta Barat, UPK Badan Air Dinas Kebersihan DKI Jakarta akan mengerahkan satu unit eskavator berukuran mini serta 10 petugas harian lepas (PHL) Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Badan Air Dinas Kebersihan.‎

Malam ini eskavator akan kita masukan kesana. Petugas juga sekitar 10 orang kita kerahkan kesana

"Malam ini eskavator akan kita masukan kesana. Petugas juga sekitar 10 orang kita kerahkan kesana," kata Junjungan Sihombing, Kepala UPK Badan Kali Dinas Kebersihan DKI, Selasa (24/5).

Junjungan menjelaskan pihaknya selalu membersihkan kawasan kali itu. Namun karena kondisi hujan, menyebabkan sediman dilokasi kali lebih cepat mengendap.

DKI Cari Solusi Wujudkan Kali Krendang Bersih

"Kali itu terus kami bersihkan. Tapi memang karena musim hujan, sedimen lumpur mengendap, jadi kali lebih kotor sekarang," ucapnya.

Ia memperkirakan, sedimen lumpur yang mengendap mencapai 2 ton. Pengangkutan sedimen lumpur dilakukan menggunakan truk Dinas Kebersihan DKI. Jika truk terbatas, maka pihaknya akan meminta bantuan Dinas Tata Air. Pengerjaan pengerukan kali akan memakan waktu kurang lebih satu pekan.

"Satu minggu ini kita bersihkan. Nah itukan alirannya itu ke Kanal Banjir Barat (Pasti lebih jernih nanti setelah dikeruk lumpurnya dari dalam kali," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11739 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1355 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1312 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1292 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1001 personBudhi Firmansyah Surapati