You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
RPTRA RBU untuk Memupuk Solidaritas Warga
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

RPTRA RBU untuk Memupuk Solidaritas Warga

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta agar keberadaan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang saat ini terus diperbanyak jadi ajang tempat bermaian anak-anak yang aman dan nyaman. Selain itu juga bisa jadi tempat memupuk solidaritas antar sesama.

Keberadaan RPTRA dapat jadi tempat menumbuhkan kembali solidaritas antar sesama

"Saat ini, dengan kondisi kota Jakarta yang majemuk dan sibuk sudah membuat ikatan solidaritas antar sesama mulai sangat berkurang. Keberadaan RPTRA dapat jadi tempat menumbuhkan kembali solidaritas antar sesama," ujar Djarot, usai meresmikan RPTRA Rawa Badak Utara (RBU), di Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Kamis (26/5).

Anak-anak Dilatih Bermain Angklung di RPTRA Cililitan

RPTRA RBU memiliki luas lahan 2.000 meter persegi dengan fasilitas seperti lapangan futsal, ruang pelatihan Cakra Kembar, PKK Mart, ruang baca Chesa, ruang sekretariat PKK, ruang laktasi dan dua toilet. Selain itu ada lahan hijau yang ditanami tanaman obat.

"Ini bisa juga dimanfaatkan oleh para ibu-ibu untuk berkreasi agar kembali terjalin harmonisasi hubungan antar sesama," tandas Djarot.

Perihal soal perlengkapan olah raga, seperti untuk main futsal yang saat ini belum ada, Jorot berjanji Pemrov DKI akan segara memberikan bantuan peralatan tersebut.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1187 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1170 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye955 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye941 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati