You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki: Daging Beku Lebih Sehat
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Basuki: Daging Beku Lebih Sehat

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menilai masyarakat perlu diberikan sosialisasi mengenai kualitas daging beku. Sebab, selama ini daging beku yang dijual di operasi pasar (OP) kurang diminati masyarakat.

Daging beku itu sebenarnya lebih sehat. Karena darahnya diteteskan sampai kering

"Daging beku itu sebenarnya lebih sehat. Karena darahnya diteteskan sampai kering," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (31/5).

Menurut Basuki, daging beku juga memenuhi syarat dalam Rumah Pemotongan Hewan (RPH) modern yang harus memiliki sertifikat halal. Di mana darah hewan tidak boleh tertinggal di daging setelah dilakukan pemotongan.

PD Dharma Jaya Sediakan Daging Beku Murah

"Jadi darah kan nggak boleh ada di dalam badannya, makanya dia hitung netesnya habis," ujarnya.

Basuki menyampaikan, saat ini masyarakat perlu disosialisasikan agar bersedia membeli daging beku yang disiapkan pemerintah. Hal tersebut sekaligus juga untuk menekan harga daging di pasaran.

"Jadi pendidikan kepada masyarakat saja sebetulnya," ucapnya.

Ia menambahkan, daging beku selama ini juga sudah digunakan rumah makan untuk menu makanannya karena dinilai lebih bersih dan sehat.

"Kalau di restoran, di tempat mewah, semua itu daging beku. Kalau nggak beku malah nggak mau beli, takut. Kalau di pasar ada lalat hinggap dan ada larvanya gimana? Pokoknya semua diatur dengan baik kalau beku," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1178 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1153 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye936 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye919 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye840 personBudhi Firmansyah Surapati