You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Basuki Usul Subsidi Raskin Tak Dalam Bentuk Beras
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Subsidi Raskin Diusulkan Diganti Uang

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengusulkan agar subsidi beras miskin (raskin) tidak diberikan dalam bentuk beras. Mengingat kualitas raskin juga sangat buruk.

Bagaimana kalau uang kontan saja yang diberikan kepada pemegang KJP (Kartu Jakarta Pintar) atau Jakarta One

Basuki mengatakan, tahun ini pemerintah pusat menganggarkan subsidi untuk raskin mencapai Rp 20 triliun. Khusus untuk DKI sebesar Rp 300 miliar. Setiap satu liter raskin disubsidi sebesar Rp 7.325, sementara warga membeli dengan harga Rp 1.600 per liter.

"Subsidi begitu besar, tapi kualitas berasnya sangat jelek. Bagaimana kalau uang kontan saja yang diberikan kepada pemegang KJP (Kartu Jakarta Pintar) atau Jakarta One. Tapi tetap menggunakan sistem non tunai," kata Basuki saat rapat koordinasi dengan Bank Indonesia, di Kantor BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (2/6).

Basuki Minta Bulog Perbaiki Kualitas Raskin

Dengan cara itu, Basuki yakin masyarakat bisa membeli beras dengan kualitas lebih baik, seperti Rojo Lele. Jika masih diberikan subdisi dalam bentuk raskin, sama saja memaksa warga untuk membeli beras kualitas jelek.

"Kalau diberikan uang kontan jadi masyarakat tidak lagi beli beras jelek. Bisa beli Rojo Lele. Kenapa harus paksa dia beli beras mutu jelek," tandasnya.

Basuki menghitung setidaknya setiap pemegang KJP bisa mendapatkan hingga Rp 1,3 juta. Sehingga masyarakat bisa memilih sendiri penggunaan anggaran itu. Dalam rapat koordinasi turut hadir, Gubernur BI Agus Martowardojo, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, dan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye6108 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1273 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1168 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye919 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

    access_time11-08-2026 remove_red_eye803 personDessy Suciati