You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI akan Gencarkan Inventarisir PBBP 2
photo Doc - Beritajakarta.id

DKI akan Gencarkan Inventarisir PBBP 2

Wakil Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)‎ DKI Jakarta, Michael Rolandi C Brata mengatakan, pelimpahan tanggung jawab menjadikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum maksimal dalam pendataan pencatatan piutang pengembang dan piutang Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBBP 2).

Kita kan sejak 2012 diserahkan dari pusat, dirjen pajak ke pemprov. Itu nilai tagihan-tagihannya ada sekitar Rp 5 Triliun

Michael menjelaskan, sebelum tahun 2012, PBBP 2 itu diurus Direktorat Jendral (Dirjen) Pajak. Setelahnya baru diurus Pemprov DKI. Artinya, Pemprov DKI hanya menangani empat tahun. Jangka waktu tersebut dirasa kurang untuk memaksimalkan pendataan.

"‎Kita kan sejak 2012 diserahkan dari pusat, dirjen pajak ke pemprov. Itu nilai tagihan-tagihannya ada sekitar Rp 5 triliun. Jumlah pastinya lupa ya. Itu diserahkan ke pemprov. PBB-nya sama Bea Perolehan Hak Atas Tanah atau Bangunan (BPHTB)," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (2/6).

Basuki Targetkan Dapat Opini WTP Tahun Depan

Ia menegaskan, dengan jumlah tagihan mencapai Rp 5 triliun, dalam waktu empat tahun tergolong sulit. Pasalnya tagihan itu mayoritas tidak bisa ditagih karena asal-usulnya sulit ditelusuri.

"PBB itukan banyakan warisan‎. Jadi bawaan warisan juga. tapi banyakan itu yang enggak bisa ditagih itu dari yang warisan," tandasnya.

Ke depan, ditambahkan Michael, pihaknya akan menggencarkan ‎inventarisir PBBP 2 tersebut. Tujuannya, agar Pemprov DKI meraih opini LHP Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun anggaran 2016.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5847 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2359 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2110 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1701 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1606 personNurito